Senin, 04 Oktober 2010

cinta sejati

derai tangis langit
air hujan mengguyur tubuh bumi
seolah menyejukan makhluk hidup
hatiku tetap tertutup
berbagai macam bentuk kunci itu

hilangnya kunci

hari - hari monoton tanpa nada
rasa tak dapat merasakan
pintu hati terkunci

bunga malam

malam meneteskan air mata
apa yang dicari
hanya ada kegelapan
semua hilang
penyesalan selalu ada dibatas akhir
cahaya tak bersinar lagi

Sabtu, 02 Oktober 2010

tangisan langit

langit menangis
kaki - kaki hujan menginjak - injak tubuh bumi
berkroyokan membunuh api cinta yang berkobar
angin jahanam mendesah dalam gerimis

takdir cinta

puisiku menyibak takdir
kata - kata tertoreh membuka kenyataan
kesabaran yang bertahan
hanya berbuah kekecewaan
syair - syair di halaman buku - buku yang merintih
huruf - huruf yang terkulai di baris - baris akhir
bersumber dari realita cintaku
air mataku kau jatuhkan dalam kalbuku
meluap menenggelamkan jiwaku
ku coba berlari menjauhi kenyataan

kisah cinta

dialog kebeningan dan orkestra malam
merajut kepedihan
sebuah waktu sebuah kisah
dalam kencan keheningan merangkai ingatan yang hilang
gravitasi cinta dan nada cinta di awal tahun
menyibak kenangan indah

sepenggal kisah abadi

waktu terus berjalan
merangkai setiap kenangan
pahit yang menggores hati
manis yang selalu terkenang
sepenggal kisah indah itu